10 Kebiasaan Belanja yang Harus Dihentikan agar Keuangan Lebih Stabil di 2026

BeritaBandungRaya.com – Mengatur keuangan pribadi sering kali terasa sulit. Namun, masalahnya bukan selalu karena penghasilan kecil, melainkan kebiasaan belanja yang tidak disadari.

Pengeluaran yang tampak sepele, seperti membeli kopi kekinian atau berlangganan layanan digital, jika dilakukan terus-menerus dapat menguras jutaan rupiah dalam setahun. Tanpa perencanaan yang matang, uang yang seharusnya bisa ditabung justru habis untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Konsep frugal living pun menjadi solusi yang kini semakin populer. Gaya hidup ini menekankan penggunaan uang secara sadar dan bijak, tanpa mengorbankan kenyamanan hidup.

BACA JUGA: 10 Ciri Hubungan Paling Menyakitkan Secara Emosional Menurut Psikologi

Berikut ini 10 kebiasaan belanja yang sebaiknya dihentikan agar kondisi keuangan lebih stabil.

1. Terlalu Sering Ganti Ponsel karena Tren

Banyak orang tergoda membeli ponsel terbaru setiap tahun. Padahal, perangkat lama biasanya masih berfungsi dengan baik.

Selain itu, harga ponsel mengalami penurunan signifikan dalam waktu singkat. Dalam setahun, nilainya bisa turun hingga 30–40 persen. Kebiasaan ini jelas tidak memberikan nilai jangka panjang.

2. Membeli Air Mineral Kemasan Setiap Hari

Harga air mineral memang terlihat murah. Namun, jika dibeli setiap hari, total pengeluaran bisa membengkak.

Sebagai gambaran, Rp5 ribu per hari setara dengan sekitar Rp1,8 juta per tahun. Membawa botol minum sendiri adalah solusi hemat sekaligus ramah lingkungan.

3. Makan Siang di Luar Setiap Hari

Kebiasaan makan di luar sering dianggap praktis. Namun, biaya yang dikeluarkan cukup besar.

Jika rata-rata Rp50 ribu per hari kerja, pengeluaran bulanan bisa mencapai lebih dari Rp1 juta. Dalam setahun, angkanya bisa menembus Rp13 juta.