10 Tokoh Terima Anugerah Kreator Bandung 2025, Perkuat Identitas A City of Creators

Tahun 2025 sekaligus menjadi peringatan 70 tahun KAA. Momentum ini relevan untuk kembali melihat warisan nilai yang pernah disuarakan dunia dari Kota Bandung.

Tema retrospektif mengajak para kreator menafsirkan ulang nilai-nilai kemanusiaan dan kolaborasi dalam konteks masa kini. Semangat Asia Afrika dianggap sangat sesuai dengan perjalanan kreatif Bandung: keberanian untuk berinovasi, solidaritas antar komunitas, dan kebebasan dalam menemukan cara kreatif menjawab tantangan zaman.

Melalui pendekatan ini, AKB 2025 tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga ruang reflektif yang menautkan masa lalu dan masa depan melalui karya dan gagasan.

Baca Juga: D Academy 7 Top 7 Show: Tiga Peserta Siap Tampilkan “Tribute to Legend” di Malam Kedua

Kerangka Kurasi: Autentisitas hingga Dampak

Ketua Dewan Kurator AKB 2025, Galih Sedayu, menyampaikan bahwa proses kurasi tahun ini dilakukan dalam bentuk riset literasi, FGD, dan wawancara dengan mekanisme yang berpedoman pada keaslian gagasan dan karakter karya, kualitas artistik dan profesionalisme, relevansi terhadap isu dan konteks kekinian, prestasi serta rekam jejak kreator, dan dampak karya terhadap ekosistem.

Dia menegaskan, bersama anggota dewan kurator yaitu R. Rizky A. Adiwilaga dan Maulana Yudiman, prinsip-prinsip ini memastikan bahwa penerima Anugerah Kreator Bandung 2025 benar-benar mewakili para kreator yang memberikan solusi nyata bagi Kota Bandung.

Perayaan Kreativitas dengan Penampilan dari Para Kreator Bandung

Selain sesi penganugerahan, AKB 2025 menghadirkan rangkaian pertunjukan dari berbagai kreator lokal Kota Bandung yang menunjukkan keberagaman ekosistem kreatif kota tersebut. Beberapa penampil yang turut memeriahkan acara yaitu Noise Creator Indonesia, Kartwel Noesantara, Sulaya Panyidagan, Bioskop Kabaret BDG, Fashion Show oleh Revi Model Academy, MUA Bagus & Dama Kara, serta suguhan pertunjukan musik balada oleh Abah Iwan Abdulrachman.