12 Fakta Terbaru Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Dugaan Bom Rakitan, Korban Luka Berat, hingga Motif Pelaku yang Diduga Korban Bullying

BeritaBandungRaya.com – Suasana Salat Jumat di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) siang. Sebuah ledakan keras mengguncang sekolah yang berada di kompleks TNI AL Kodamar itu, menimbulkan kepanikan besar dan menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka serius.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan. Insiden ini juga membuka sejumlah fakta baru—mulai dari kondisi korban, dugaan motif pelaku yang disebut korban bullying, hingga temuan senjata mainan bertuliskan simbol neo-Nazi di lokasi kejadian.

Berikut rangkuman 12 fakta penting ledakan di SMAN 72 Jakarta yang dihimpun dari berbagai sumber resmi.

1. Ledakan Terjadi Saat Salat Jumat Berlangsung

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, tepat ketika khotbah Jumat baru saja selesai. Suara ledakan terdengar dari arah masjid sekolah, disusul kepulan asap dan teriakan para siswa yang berhamburan menyelamatkan diri.

Baca Juga: 12 Drama China Terbaik 2025 yang Wajib Ditonton Saat Libur Weekend, dari Fantasi Abadi hingga Romansa Manis

Sejumlah saksi menyebut ledakan terjadi sesaat sebelum iqomah dikumandangkan. Tim Gegana dan Brimob langsung dikerahkan untuk mensterilkan area dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat.

2. 54 Orang Jadi Korban, 33 Masih Dirawat

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri melaporkan, total 54 orang menjadi korban akibat ledakan tersebut. Dari jumlah itu, 33 korban masih menjalani perawatan medis, sementara 21 lainnya sudah diperbolehkan pulang.