Sebagian besar korban merupakan siswa dan guru yang sedang melaksanakan Salat Jumat. Mereka mengalami luka bakar, trauma pendengaran, dan cedera di beberapa bagian tubuh.
3. Korban Dirawat di Beberapa Rumah Sakit
Para korban dilarikan ke RS Islam Cempaka Putih, RS Yarsi Cempaka Putih, dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut, 27 korban dirawat di RS Islam Jakarta dan 6 korban di RS Yarsi. Polisi berharap seluruh korban segera pulih dan bisa kembali beraktivitas.
4. Tujuh Korban Harus Dioperasi
Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, menyebut sedikitnya tujuh siswa harus menjalani operasi akibat luka berat, terutama di bagian kaki dan perut. Sebagian lainnya mengeluhkan nyeri di kepala dan telinga akibat gelombang kejut ledakan.
“Sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran dan luka bakar ringan,” kata Margaret usai membesuk para korban di RS Islam Cempaka Putih.
5. Satu Korban Luka Berat Jalani Operasi Darurat
Direktur Medis RS Yarsi, dr. Muhammadi, menjelaskan satu korban mengalami luka serius di bagian perut dan telah menjalani operasi darurat. Enam korban lainnya mengalami gangguan pendengaran dan masih dalam pengawasan tim trauma center.
“Kita lihat sisanya itu luka kategori yellow zone, rata-rata karena trauma akibat ledakan,” ujarnya.
6. Pelaku Diduga Siswa Kelas 12 yang Jadi Korban Bullying
Seorang siswa bernama Sena mengungkapkan, pelaku diduga merupakan teman satu sekolah mereka yang duduk di kelas 12. Ia disebut-sebut pernah menjadi korban perundungan dan nekat melakukan aksi balas dendam.











