4. Terapkan Teknik Manajemen Waktu
Metode seperti time blocking atau Pomodoro Technique dapat membantu mengatur waktu pengerjaan tugas agar lebih efisien. Dengan pembagian waktu yang lebih terkontrol, pekerjaan tidak menumpuk di menit terakhir dan stres pun dapat diminimalisasi.
5. Konsumsi Makanan Sehat dan Tetap Terhidrasi
Asupan makanan berpengaruh besar terhadap energi dan mood. Pilih makanan bergizi dan cukup minum air putih selama bekerja. Batasi konsumsi kafein dan makanan cepat saji yang bisa memengaruhi kestabilan emosi serta stamina.
6. Luangkan Waktu untuk Relaksasi dan Meditasi
Teknik pernapasan dalam, meditasi singkat, atau mindfulness dapat meredakan ketegangan mental. Hanya dalam 5–10 menit, pikiran bisa menjadi lebih tenang dan fokus kembali meningkat.
7. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman
Meja yang rapi dan tertata dapat membantu menjaga pikiran tetap terorganisasi. Menambahkan tanaman kecil, foto keluarga, atau dekorasi ringan yang membuat nyaman dapat meningkatkan kenyamanan dan mengurangi stres.
8. Tetap Aktif Berolahraga
Peregangan ringan di sela waktu kerja atau olahraga sebelum/ sesudah jam kantor membantu melepaskan hormon endorfin, yang berperan menurunkan stres. Aktivitas fisik juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan stamina.
9. Belajar Mengatakan “Tidak”
Tidak semua permintaan harus diterima. Jika beban kerja sudah cukup berat, menolak dengan sopan adalah upaya menjaga kesehatan mental dan kualitas pekerjaan. Menentukan batasan profesional merupakan bagian penting dari manajemen stres.












