Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Edo, mengatakan timnya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian.
“Begitu laporan masuk, tim langsung berangkat ke lokasi kejadian. Karena jaraknya tidak terlalu jauh, kami tiba di lokasi kurang dari 10 menit,” kata Edo.
Di lokasi kejadian, petugas gabungan dari Disdamkar, kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan proses evakuasi korban dan penyisiran di area reruntuhan.
Petugas juga mengevakuasi sejumlah kendaraan yang tertimpa material bangunan. Edo menyebutkan sekitar lima sepeda motor berhasil dipindahkan dari lokasi, sementara beberapa kendaraan lainnya masih dibiarkan di tempat untuk keperluan penyelidikan.
“Bagian depan bangunan itu digunakan sebagai area parkir dan tempat berjualan. Beberapa motor serta barang dagangan ikut terdampak saat bangunan runtuh,” jelasnya.
Baca Juga: Hotel Baru di Pusat Kota Bandung: Holiday Inn Express Bandung Braga Resmi Dibuka
Selain proses evakuasi korban, petugas juga membersihkan sebagian material bangunan yang menghalangi jalur lalu lintas di sekitar pasar agar kembali dapat dilalui masyarakat.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti robohnya bangunan kios tersebut. Satreskrim Polresta Bandung saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi dan memeriksa kondisi konstruksi bangunan.
“Kami juga sudah meminta dukungan dari Polda untuk membantu proses penyelidikan secara saintifik. Nantinya kami akan melibatkan ahli konstruksi untuk menilai kondisi bangunan secara menyeluruh,” ujar Aldi.











