17 Jalur Alternatif Mudik Jawa Barat 2026: Rute Utara, Tengah, dan Selatan untuk Hindari Kemacetan

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga akan menertibkan parkir liar serta aktivitas PKL di sepanjang jalur tersebut untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Kemacetan juga berpotensi terjadi di jalur Ciawi–Simpang Gadog–Puncak di Kabupaten Bogor. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap serta rekayasa lalu lintas satu arah (one way) di kawasan tersebut.

Sementara itu, ruas Limbangan–Malangbong dan kawasan Gentong juga termasuk titik rawan kemacetan saat arus mudik. Aparat Satpol PP akan melakukan penertiban terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

Titik rawan lainnya berada di jalur Plumbon–Kadawung–Cirebon. Pemerintah daerah akan menertibkan parkir kendaraan di bahu jalan serta aktivitas pedagang di badan jalan guna menekan tingkat kemacetan.

17 Jalur Alternatif Mudik Jawa Barat 2026

Untuk menghindari kepadatan di jalur utama non-tol, Dishub Jawa Barat merekomendasikan sejumlah jalur alternatif mudik yang dapat dilintasi kendaraan di wilayah utara, tengah, hingga selatan Jawa Barat.

Baca Juga: 7 Tempat Beli Hampers Lebaran di Bandung yang Lagi Tren 2026

Jalur Alternatif Mudik Jalur Utara Jawa Barat

Di wilayah pantura Jawa Barat terdapat delapan jalur alternatif yang dapat digunakan pemudik, yakni:

Sukamandi – Kalijati (22 km)

Pamanukan – Subang (31 km)

Kadipaten – Jatitujuh – Jatibarang (40,7 km)

Haurgeulis – Patrol (19 km)

Cikamurang – Jangga (35 km)

Budur – Tegalgubug – Jagapura – Mundu (32 km)