41 Korban Longsor Pasirlangu Bandung Barat Teridentifikasi, Operasi SAR Evaluasi Hari Ketujuh

BeritaBandungRaya.com – Proses identifikasi korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat terus menunjukkan perkembangan. Hingga Kamis, 29 Januari 2026, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi 41 jenazah korban longsor, sementara 25 korban lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengungkapkan bahwa pada hari keenam operasi pencarian, tim SAR menemukan dua kantong jenazah sekitar pukul 16.30 WIB. Seluruh jenazah tersebut langsung diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi lanjutan.

“Dengan temuan ini, kami berharap jumlah korban longsor Pasirlangu yang berhasil teridentifikasi dapat terus bertambah,” ujar Ade di lokasi kejadian.

Ade menjelaskan, operasi SAR longsor Bandung Barat dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kestabilan lereng. Tim SAR gabungan akan menghentikan sementara pencarian apabila curah hujan meningkat, guna menghindari risiko longsor susulan dan menjaga keselamatan personel.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Lagi, 1 Gram Tembus Rp3,48 Juta

Cuaca di lokasi longsor pada Kamis disebut tidak stabil, dengan hujan ringan hingga sedang, jarak pandang terbatas, serta kondisi tanah yang semakin jenuh air. Situasi ini dinilai meningkatkan potensi longsor lanjutan.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar tim SAR selalu diberi perlindungan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” kata Ade.

Untuk memperkuat upaya pencarian korban longsor Pasirlangu, Basarnas Lampung mengirimkan tambahan 14 personel, sementara relawan dari berbagai daerah juga terus berdatangan. Di lapangan, tim SAR gabungan didukung 17 unit alat berat yang membantu proses evakuasi material longsoran.