4. Warung Kopi Purnama
Warung kopi bernuansa tempo dulu yang berdiri sejak 1930.
Menu andalannya tetap sama sejak dulu: roti selai srikaya homemade dan secangkir kopi tradisional.
Atmosfer klasiknya membuat pengunjung seakan kembali ke Bandung di masa silam.
5. Warung Nasi Ibu Imas
Surganya pecinta sambal pedas.
Warung Nasi Ibu Imas dikenal dengan aneka lauk rumahan khas Sunda: ayam goreng, cumi hitam, ikan bakar, hingga sambal pedas yang jadi ciri khasnya.
Meski tempatnya sederhana, cita rasanya kuat dan selalu bikin rindu.
6. Kupat Tahu Gempol
Sudah beroperasi sejak tahun 1960-an, Kupat Tahu Gempol adalah menu sarapan favorit warga Bandung.
Hidangannya sederhana: kupat, tahu, tauge, dan bumbu kacang lembut yang khas.
Rasanya autentik dan porsinya pas, cocok untuk memulai hari di Bandung.
7. Bakmi Linggarjati
Kuliner legendaris sejak 1950, terkenal dengan mie yamin manis yang lembut dan gurih.
Selain itu, pangsit-kuahnya juga melegenda dan menjadi alasan pengunjung kembali dari masa ke masa.
Rasa klasik yang dipertahankan membuat tempat ini tetap dipenuhi pelanggan hingga hari ini.
Bandung memang berkembang pesat, tetapi cita rasa kuliner lawasnya tetap bertahan sebagai jejak sejarah gastronomi kota ini. Dari sarapan ringan hingga hidangan hangat penuh nostalgia, kuliner-kuliner legendaris ini selalu punya tempat khusus bagi warga lokal maupun wisatawan.***










