Baca Juga: Telat Bayar Shopee PayLater? Ini Risiko Serius yang Perlu Diwaspadai
4. Kurangi Program yang Berjalan di Latar Belakang
Laptop freeze kerap dipicu oleh banyaknya aplikasi yang berjalan tanpa disadari di latar belakang. Pengguna dapat mengeceknya melalui Task Manager pada tab Processes dan Startup.
Nonaktifkan aplikasi yang tidak penting saat startup agar beban sistem lebih ringan. Semakin sedikit program yang berjalan otomatis, semakin kecil risiko laptop mengalami freeze di kemudian hari.
5. Update Windows dan Driver Secara Berkala
Sistem operasi dan driver yang usang sering menjadi sumber konflik yang membuat laptop hang. Microsoft secara rutin merilis pembaruan Windows untuk memperbaiki bug dan meningkatkan stabilitas sistem.
Pengguna dapat melakukan update melalui Settings > Update & Security > Windows Update, lalu memilih Check for updates. Selain itu, driver penting seperti kartu grafis dan chipset juga perlu diperbarui melalui Device Manager agar performa laptop tetap optimal.
6. Scan Virus dan Malware
Infeksi malware bisa bekerja diam-diam di latar belakang dan menyedot sumber daya sistem. Akibatnya, laptop menjadi lambat hingga freeze. Untuk mencegah hal ini, lakukan pemindaian rutin menggunakan antivirus, baik Windows Defender maupun aplikasi pihak ketiga.
Pastikan database antivirus selalu diperbarui agar mampu mendeteksi ancaman terbaru. Jika ditemukan malware, segera karantina atau hapus agar sistem kembali bersih.
Baca Juga: Harga Emas dan Perak Terbang Tinggi Lagi di Tengah Gejolak Global
7. Bersihkan File Sementara dan Cache
File sementara dan cache yang menumpuk dapat membebani sistem operasi. Membersihkan file tidak penting secara rutin dapat membantu meningkatkan kinerja laptop dan mencegah freeze.








