3. Buat Video dengan Durasi Pendek
Durasi video berdampak langsung pada tingkat retensi penonton. Semakin lama penonton bertahan, semakin besar peluang konten direkomendasikan.
Karena perhatian pengguna TikTok cenderung singkat, buatlah:
-
Video dengan hook yang kuat di 3 detik pertama
-
Durasi ideal sekitar 10–30 detik
-
Penyampaian langsung ke inti informasi
Format video yang padat dan cepat lebih efektif untuk mempertahankan perhatian penonton.
4. Kolaborasi dengan Kreator Lain
Kolaborasi adalah salah satu strategi untuk menjangkau audiens baru dan memperkuat kredibilitas akun. Jenis kolaborasi yang bisa dicoba, antara lain:
-
Dance challenge
-
Vlog singkat
-
Games seru
-
Interview pendek
-
Kolaborasi duet atau stitch
Kolaborasi dengan kreator yang memiliki jangkauan lebih luas juga membantu meningkatkan peluang konten masuk ke FYP.
5. Tulis Caption yang Menarik
Caption sering dianggap sebagai pelengkap, padahal memiliki peran penting dalam meningkatkan interaksi. Caption yang baik dapat mengundang komentar, like, dan share.
Gunakan:
-
Kalimat singkat namun memancing interaksi
-
Humor atau tren kata-kata yang sedang populer
-
CTA (call to action), misalnya “setuju nggak?”, “pilih yang mana?”
Tambahkan link bila konten memiliki tujuan promosi tertentu.
6. Gunakan Hashtag yang Relevan
Hashtag membantu TikTok memahami konteks konten dan menyalurkannya kepada audiens yang tepat. Kreator bisa menggunakan:
-
Hashtag tren
-
Hashtag niche
-
Hashtag relevan dengan tema konten
Tidak ada batasan jumlah tagar, namun pastikan semuanya relevan. Temukan tagar populer melalui fitur Discovery TikTok.











