BeritaBandungRaya.com – Persib Bandung harus menelan kekalahan mengejutkan dari tim promosi Persijap Jepara pada pekan kedua Super League 2025-2026. Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin malam, Maung Bandung dipaksa pulang dengan hasil akhir 2-1.
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama. Persijap mampu memberikan perlawanan seimbang, sementara Persib beberapa kali gagal memaksimalkan peluang. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Gol pertama akhirnya tercipta di babak kedua. Carlos Franca memecah kebuntuan pada menit ke-69 lewat sepakan kaki kanan setelah menerima umpan matang dari Rosalvo, membawa Persijap unggul 1-0.
Drama terjadi di masa tambahan waktu. Persib berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90+2 melalui eksekusi penalti Uilliam Barros. Namun, hanya berselang satu menit, gawang Teja Paku Alam kembali kebobolan. Kali ini giliran Sudi Abdallah yang mencatatkan namanya di papan skor lewat serangan balik cepat, memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tuan rumah.
BACA JUGA: Super League 2025/26: Persib Bandung Hadapi Ujian Perdana di Markas Persijap Jepara
Hodak Murka dengan “Gol Bodoh”
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil ini. Menurutnya, kesalahan fatal di menit akhir menjadi faktor utama kegagalan timnya membawa pulang poin.
“Kami membuat terlalu banyak kesalahan. Gol kedua itu benar-benar tidak seharusnya terjadi. Setelah bisa menyamakan skor, seharusnya kami lebih tenang. Itu situasi yang sangat bodoh,” ucap Hodak seusai pertandingan.
Meski kecewa dengan performa anak asuhnya, Hodak tetap memberikan apresiasi untuk Persijap Jepara. Ia menilai tim besutan Mario Lemos tampil penuh semangat dengan dukungan luar biasa dari para pendukung di Gelora Bumi Kartini.
“Saya ingin memberi selamat kepada Persijap dan masyarakat Jepara. Mereka pantas menang, atmosfer stadion juga luar biasa,” tambahnya.