IHSG Dibuka Melemah 52 Poin, Sentimen Asia-Pasifik Variatif

BeritaBandungRaya.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat ini dengan pelemahan 52 poin atau 0,66% ke level 7.899.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai pergerakan indeks pada hari ini masih dibayangi tekanan jual.

“IHSG berpotensi bergerak melemah hari ini,” jelas Fanny dalam riset pagi.

BACA JUGA: IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways, Sektor Energi dan Barang Baku Jadi Sorotan

Bursa Asia-Pasifik Campuran

Pasar saham di kawasan Asia bergerak variatif pada perdagangan Kamis (28/8).

  • Nikkei 225 Jepang naik 0,73%

  • Topix menguat 0,65%

  • Kospi Korea Selatan +0,29%

  • ASX 200 Australia +0,22%

  • FTSE Straits Times Singapura +0,19%

Sementara itu:

  • Hang Seng Hong Kong turun 0,81%

  • Taiex Taiwan melemah 1,16%

  • FTSE Malay KLCI Malaysia terkoreksi 0,05%

Menurut analis, variatifnya pergerakan ini dipengaruhi sikap investor yang menunggu keputusan kebijakan Bank of Korea.

Sentimen Tambahan

Dari Australia, Lynas Rare Earths mengumumkan rencana penghimpunan dana sekitar AU$750 juta melalui penjualan saham diskon sebesar 10% dari harga terakhir. Saham Lynas juga sempat dihentikan sementara dari perdagangan.

Sementara itu, dari Amerika Serikat muncul kebijakan tarif tambahan 25% terhadap pengiriman dari India yang mulai berlaku pekan ini. Dengan kebijakan tersebut, total bea masuk atas ekspor India melonjak menjadi 50%.

BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Pintu Hadirkan Fitur Price Protection untuk Perdagangan Derivatif Crypto

Level IHSG

Menurut BNI Sekuritas, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran: