BeritaBandungRaya.com – Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina, terus menjadi perhatian publik internasional. Konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel memicu gelombang solidaritas di berbagai daerah, termasuk di Bandung Raya.
Puluhan umat Islam se-Bandung Raya menggelar aksi solidaritas Palestina di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (13/2/2026).
Massa aksi mendesak dunia internasional menghentikan kekerasan serta memastikan komitmen terhadap gencatan senjata permanen demi melindungi warga sipil.
BACA JUGA: Wali Kota Bandung Tekankan Zero Waste dan Integritas Saat Pelantikan Pejabat
Soroti Pelanggaran Gencatan Senjata
Koordinator aksi dari Aliansi Bela Palestina Boikot Israel (Ababil), Dani Muhammad Hamdan (48), menyampaikan bahwa gencatan senjata dinilai tidak berjalan sesuai kesepakatan.
Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir terjadi ratusan pelanggaran yang berdampak pada jatuhnya korban sipil di Gaza. Ia menyebut korban meninggal dalam dua bulan terakhir mencapai ratusan orang, mayoritas warga sipil.
Massa aksi menilai gencatan senjata harus dijalankan secara konsisten oleh semua pihak tanpa pengecualian, termasuk penghentian agresi militer dan eskalasi konflik.
Desakan Keluar dari Board of Peace
Dalam aksi tersebut, massa juga menyoroti keberadaan Board of Peace (BoP). Mereka menilai badan tersebut berpotensi tidak berjalan seimbang dalam menyikapi konflik.
Menurut pernyataan koordinator aksi, Indonesia sebaiknya mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam forum tersebut jika dinilai tidak memberikan manfaat konkret bagi perdamaian.












