3. Paha Ayam
Bagian paha memiliki lemak lebih banyak dibanding dada ayam.
Tips penyajian: rebus atau ungkep, cincang halus, lalu campurkan ke bubur atau nasi lembek.
4. Ikan Makarel atau Tongkol
Jenis ikan ini kaya protein dan lemak yang membantu menambah kalori.
Tips penyajian: kukus, ambil dagingnya, dan periksa tulang sebelum diberikan pada anak.
5. Hati atau Daging Merah
Kaya zat besi dan zinc yang penting untuk pertumbuhan.
Tips penyajian: berikan porsi kecil, masak matang sempurna, dan imbangi dengan sayuran agar menu tetap seimbang.
BACA JUGA: 10 Cara Agar Anak Tumbuh Cerdas Menurut Sains, Bukan Sekadar Faktor Genetik
Tambahkan Lemak untuk Naikkan Kalori
Dr. Hendra juga mengingatkan pentingnya menambahkan lemak sehat pada menu anak.
“Jangan lupa tambahkan lemak, seperti santan atau butter, agar kalori naik,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Kementerian Kesehatan menyebut minyak atau lemak efektif meningkatkan energi MPASI tanpa menambah porsi makan. Boston Children’s Hospital juga merekomendasikan fortifikasi makanan anak dengan butter atau minyak untuk membantu kenaikan berat badan.
Perhatikan Tekstur & Keamanan
Orang tua diingatkan untuk selalu menyesuaikan tekstur makanan dengan usia anak serta menghindari potongan besar yang berisiko tersedak.
Jika berat badan anak stagnan dalam waktu lama, terlihat lemas, atau muncul keluhan pencernaan dan alergi, sebaiknya segera berkonsultasi langsung ke dokter anak.
Tips ini bersifat panduan umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis, terutama pada anak dengan kondisi kesehatan khusus.***







