Badan Geologi Peringatkan Potensi Longsor Susulan di Cisarua Bandung Barat

Tim Tanggap Darurat Turun ke Lokasi

Usai kejadian, Badan Geologi mengirim Tim Tanggap Darurat (TTD) ke lokasi bencana. Tim melakukan pemeriksaan lapangan di area terdampak seluas sekitar 30 hektare.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya menyampaikan, tim beranggotakan 10 orang akan menyusun rekomendasi teknis sekaligus melakukan sosialisasi mitigasi.

“Tim akan menyampaikan kondisi geologi dan langkah mitigasi agar warga memahami risiko longsor susulan,” ujar Hadi.

Proses Evakuasi Hadapi Tantangan

Proses pencarian korban masih menghadapi berbagai kendala. Medan berat, tanah labil, dan hujan yang masih turun menyulitkan kerja tim di lapangan.

Hingga Minggu, 25 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan 16 korban meninggal dunia. Wilayah terdampak merupakan kawasan perbukitan dengan kepadatan permukiman cukup tinggi.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Terjunkan 1.596 Petugas Pemilah Sampah di RW, Tangani Krisis Pengelolaan

Imbauan Keselamatan untuk Warga dan Petugas

Badan Geologi mengimbau warga di sekitar lereng curam segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama saat dan setelah hujan deras.

Lana juga menekankan pentingnya keselamatan petugas.

“Petugas sebaiknya tidak melakukan penanganan longsoran saat atau setelah hujan deras. Risiko longsor susulan masih sangat tinggi,” tegasnya.***