Bandung Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana, 11 Kecamatan Masuk Zona Rawan

Data Bencana: 95 Kejadian dan 20 Ribu Warga Terdampak

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, sepanjang Oktober 2025 tercatat 95 kejadian bencana alam di seluruh provinsi. Insiden tersebut berdampak pada hampir 20 ribu warga, dengan lebih dari 3.600 rumah terendam dan empat korban jiwa.

Bencana yang paling sering terjadi mencakup longsor, banjir bandang, dan angin kencang.
Bandung Barat menjadi salah satu daerah dengan frekuensi kejadian tertinggi karena kontur wilayahnya yang kompleks.

Langkah Pencegahan dan Imbauan kepada Warga

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, aliran air keruh dari lereng, atau pohon tumbang.

BPBD juga meminta warga yang tinggal di daerah perbukitan agar menghindari aktivitas malam hari dan menyiapkan jalur evakuasi mandiri.

BACA JUGA : Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Kecamatan Kabupaten Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci

Jeje Ritchie menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat desa, dan warga.
“Upaya mitigasi tak akan berjalan jika hanya dilakukan oleh pemerintah. Masyarakat harus ikut aktif melindungi lingkungannya,” ujarnya.

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat meminimalkan dampak sosial dan ekonomi jika terjadi bencana selama musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga April 2026.***