Berbuka Puasa Ideal Menurut dr. Tirta: Kurma, Air Putih, Lalu Salat Magrib

Dokter Tirta Soroti Kebiasaan Berbuka yang Kurang Tepat

BeritaBandungRaya.com – Berbuka puasa dengan minuman dingin, es buah, atau makanan manis memang terasa menyegarkan setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun kebiasaan tersebut ternyata tidak selalu baik bagi tubuh jika dilakukan secara berlebihan.

Dokter sekaligus kreator konten kesehatan, Tirta Mandira Hudhi atau yang dikenal sebagai dr. Tirta, mengingatkan bahwa berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi setelah hampir seharian tidak menerima asupan makanan dan minuman.

Menurutnya, konsumsi gula dalam jumlah besar saat perut kosong dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat, tetapi kemudian diikuti penurunan drastis yang membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk.

BACA JUGA: Tadarus Digital: Cara Gen Z Menghidupkan Malam 17 Ramadan di Era AI

Berbuka Puasa Disarankan dengan Kurma dan Air Putih

Dalam kanal YouTube miliknya, Tirta PengPengPeng, dr. Tirta menyarankan pola berbuka sederhana yang lebih ramah bagi sistem pencernaan.

Ia menjelaskan bahwa tiga butir kurma sudah cukup untuk mengembalikan energi awal tubuh setelah berpuasa.

Kurma memiliki kandungan kalori sekitar 170 hingga 210 kalori, yang hampir setara dengan sepiring nasi porsi sedang. Karena itu, makanan ini dinilai cukup untuk memulihkan energi sebelum mengonsumsi makanan utama.

“Kalau enggak ada buah, batalinnya pakai apa? Kurma plus air mineral sudah cukup, magriban dulu baru makan berat,” ujar dr. Tirta.

Selain kurma, satu gelas air putih sekitar 300 mililiter juga dianjurkan untuk membantu proses rehidrasi tubuh.