BeritaBandungRaya.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca terbaru yang menyebut sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan rendah hingga sedang selama periode pertengahan Mei hingga awal Juni 2025. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @infobmkg pada Rabu, 14 Mei 2025.
BACA JUGA: TNI Tembak Mati 18 Anggota OPM yang Halangi Pelayanan Kesehatan di Intan Jaya
Berdasarkan analisis cuaca terkini, BMKG memperkirakan bahwa intensitas hujan berkisar antara 10 hingga 150 mm per dasarian di sejumlah wilayah tanah air. Hal ini berarti, beberapa daerah akan lebih kering dibandingkan biasanya, meskipun musim kemarau belum sepenuhnya berlangsung di seluruh Indonesia.
Apa Penyebab Curah Hujan Menurun?
BMKG menjelaskan bahwa beberapa faktor iklim global memengaruhi kondisi cuaca saat ini, antara lain:
-
ENSO (El Niño–Southern Oscillation) berada pada posisi netral dengan indeks 0.029. Artinya, tidak ada pengaruh signifikan dari El Niño maupun La Niña.
-
IOD (Indian Ocean Dipole) juga netral dengan indeks 0.39, sehingga pengaruh laut di Samudera Hindia terhadap cuaca Indonesia cenderung stabil.
-
Monsun Asia mulai melemah, sementara Monsun Australia mulai menguat, menyebabkan perubahan pola angin yang berdampak pada distribusi hujan.
Daerah-Daerah dengan Curah Hujan Rendah–Menengah (Mei II – Juni I 2025)
Berikut wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah hingga menengah (10–150 mm/dasarian):