“Bagi masyarakat Jabar, ada ikatan budaya untuk berwisata ke kebun binatang saat Lebaran,” ujarnya.
Baca Juga: Kronologi Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Ibu Pasien Protes Keras hingga Viral di Media Sosial
Target Konsep Baru dan Potensi Pendapatan
Pemerintah Kota Bandung menargetkan konsep baru pengelolaan Kebun Binatang Bandung sudah terbentuk pada April 2026. Target ini merupakan komitmen kepada Menteri Kehutanan pasca penyegelan kawasan tersebut pada awal Februari lalu.
Berdasarkan hasil audit Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, potensi pendapatan dari sektor tiket pengunjung diperkirakan bisa mencapai Rp26 miliar per tahun jika dikelola secara optimal.
Farhan menegaskan, calon pengelola baru wajib memenuhi sejumlah persyaratan penting yang telah ditetapkan Pemkot Bandung.
Pertama, tetap memberdayakan pegawai lama yang selama ini menggantungkan hidup di Kebun Binatang Bandung.
Kedua, menjaga nilai budaya dan sejarah kesundaan yang melekat di kawasan tersebut, termasuk tidak mengabaikan peran tokoh pendiri kebun binatang.
Ketiga, memberikan penghargaan kepada keluarga Bratakusumah sebagai pihak yang berjasa dalam pendirian dan pengelolaan awal kebun binatang.
Selain aspek manajerial dan budaya, pemerintah juga menyoroti pentingnya peningkatan biosecurity. Hal ini menjadi perhatian serius setelah kasus kematian dua anak harimau yang diduga berkaitan dengan infeksi virus.











