BeritaBandungRaya.com – Hari ini, Sabtu (29/3/2025), fenomena gerhana Matahari sebagian terjadi dan dapat diamati di beberapa bagian dunia, termasuk Kanada, Greenland, serta sebagian besar wilayah Eropa utara dan Rusia utara. Sayangnya, Indonesia tidak berada dalam jalur gerhana, sehingga peristiwa langit ini tidak bisa disaksikan secara langsung dari Tanah Air.
Gerhana Matahari sebagian terjadi ketika Bulan hanya menutupi sebagian piringan Matahari, menciptakan bentuk menyerupai kue yang digigit atau tanduk. Fenomena ini bertepatan dengan fase Bulan baru, yang terjadi pada pukul 18.00 WIB, menjadikannya momen ideal untuk mengamati objek langit redup tanpa gangguan cahaya Bulan.
Baca Juga: Kecelakaan di Tol Cipali Km 142, Satu Pemudik Tewas Akibat Sopir Mengantuk
Bagaimana Cara Menyaksikan Gerhana?
Meskipun Indonesia tidak bisa melihat gerhana ini secara langsung, para pecinta astronomi tetap dapat menyaksikannya melalui siaran langsung yang disediakan oleh berbagai kanal astronomi internasional, seperti Royal Museums Greenwich di YouTube.
Baca Juga: GRATIS, 35 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H untuk Media Sosial: Penuh Makna dan Harapan
Berkaitan dengan Pengamatan Hilal Idulfitri
Menariknya, fenomena ini bertepatan dengan pengamatan hilal untuk menentukan awal bulan Syawal dalam kalender Islam. Momen ini menjadi kesempatan menarik bagi umat Islam yang menunggu hasil sidang isbat untuk penetapan Idulfitri, sambil menyaksikan siaran langsung gerhana sebagai bagian dari ngabuburit.
Bagi pengamat langit di Indonesia, meskipun tidak dapat melihatnya secara langsung, fenomena ini tetap menjadi pengingat tentang keindahan dan keteraturan alam semesta.