BeritaBandungRaya.com — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) menyiapkan 96 lokasi pemantauan hilal di seluruh Indonesia untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah. Data rukyatul hilal dari berbagai daerah ini menjadi dasar penting dalam Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 2026.
Pemantauan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag provinsi dan kabupaten/kota bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait. Hasil pengamatan kemudian diverifikasi dan dibahas dalam Sidang Isbat sebelum pemerintah mengumumkan awal puasa secara resmi.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa rukyatul hilal melengkapi data hisab (perhitungan astronomi). Pendekatan ini memastikan keputusan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah sekaligus sesuai syariat.
Pemantauan hilal dilakukan dari berbagai titik strategis seperti observatorium, pantai, rooftop gedung, hingga puncak bukit yang memiliki cakrawala barat terbuka.
Baca Juga: Link Live Streaming Sidang Isbat Kemenag 2026: Saksikan Penentuan Awal Ramadan 1447 H Secara Resmi
Sebaran Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia
Berikut ringkasan sebaran lokasi rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia:
Sumatera
Beberapa titik penting di wilayah Sumatera antara lain:
Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Aceh
Kantor Gubernur Sumatera Utara (lantai IX)
Puncak Langkisau, Pesisir Selatan (Sumatera Barat)
Pantai Ketaping, Padang Pariaman
Rooftop Bank Jambi, Kota Jambi
Helipad Hotel Aryaduta, Palembang









