Daftar 96 Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia untuk Penentuan Awal Ramadan 2026

Pantai Tanjung Tinggi, Belitung

DKI Jakarta dan Jawa Barat

Wilayah ibu kota dan sekitarnya memiliki sejumlah titik strategis, di antaranya:

Kanwil Kemenag DKI Jakarta

Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat

Rumah Falak dan Monas

Yayasan Pusat Observasi Bulan Astha Hannas, Subang (Jawa Barat)

Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur

Pulau Jawa menjadi wilayah dengan titik pemantauan terbanyak, antara lain:

Planetarium UIN Walisongo Semarang

Pantai Kartini Jepara

Menara Pandang Teratai, Purwokerto

POB Syekh Belabelu, Bantul

Bandara YIA, Kulon Progo

Pantai Srau, Pacitan

Pantai Pancur Alas Purwo, Banyuwangi

Kalimantan

Beberapa lokasi pemantauan di Kalimantan meliputi:

Pantai Indah Kakap, Kubu Raya (Kalimantan Barat)

Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya

Islamic Center Samarinda

Masjid IKN, Otorita IKN

Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi

Wilayah Indonesia bagian tengah juga berperan penting dalam pengamatan hilal:

Pantai Sekeh, Badung (Bali)

Desa Teniga, Lombok Utara (NTB)

BMKG Kupang (NTT)

Unismuh Makassar

Pantai Soreang, Majene

MTC Megamas Manado

Maluku dan Papua

Wilayah timur Indonesia turut berkontribusi melalui lokasi seperti:

Karpan Ambon

Desa Ngilngof, Maluku Tenggara

Pantai Afe Taduma, Ternate

Pantai Lampu Satu, Merauke

Pantai Masni, Manokwari

Baca Juga: Sambut Ramadan 2026, Jelajah Rasa Teajus Dorong Tren Es Teh Kekinian dan Berdayakan UMKM

Pengamatan Hilal Libatkan Banyak Lembaga

Pemantauan hilal melibatkan berbagai lembaga, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dukungan data ilmiah dari lembaga tersebut memperkuat akurasi pengamatan di lapangan.