Ia menuturkan, lebih dari enam kota di luar Pulau Jawa turut serta dalam kegiatan ini. Para peserta merupakan agen perjalanan yang sudah terbiasa menjual paket wisata Jawa Barat. “Kita ingin menunjukkan bahwa Jawa Barat bukan hanya Bandung. Dua jam dari Bandung saja, sudah banyak hal menarik yang bisa dijual,” ujarnya menambahkan.
Igo menjelaskan bahwa pemilihan peserta dilakukan dengan proses kurasi ketat untuk memastikan efektivitas kegiatan. “Pertama, perusahaan harus anggota penuh Asita. Lalu kami lihat apakah biro perjalanan itu menjual paket outbound. Karena menjual Jawa Barat dari luar daerah berarti mereka menjual outbound,” jelasnya.
Selain itu, tim panitia juga memeriksa profil dan rekam jejak perusahaan peserta. “Kami lihat dari website dan company profile-nya. Kalau mereka memang menjual outbound, barulah diundang dan dikonfirmasi sebagai peserta. Jadi semua harus tepat sasaran sesuai program dari Disparbud Jabar,” katanya.***









