Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI per 29 Desember 2025, Akhiri Era 35 Tahun di TV Nasional

BeritaBandungRaya.com – Minggu pagi kini terasa berbeda bagi banyak keluarga Indonesia. Serial animasi legendaris Doraemon resmi berhenti tayang di RCTI per 29 Desember 2025, mengakhiri perjalanan panjang sang robot kucing biru di layar kaca nasional selama lebih dari 35 tahun.

Absennya Doraemon, Nobita, dan kawan-kawan dari jadwal acara RCTI pada awal Januari 2026 menjadi penanda berakhirnya salah satu era tayangan televisi terlama dan paling ikonik di Indonesia. Sejak pertama kali hadir di TV nasional pada awal 1990-an, Doraemon telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas Minggu pagi masyarakat Indonesia.

BACA JUGA: Syiva Meidina Raih Golden Ticket Indonesian Idol XIV, Harumkan Nama Sukabumi Selatan

Nostalgia 35 Tahun Doraemon di Indonesia

Bagi generasi 1980-an dan 1990-an, Doraemon bukan sekadar tontonan anak-anak, melainkan ritual akhir pekan yang sarat kenangan. Kisah persahabatan Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo, lengkap dengan alat-alat ajaib dari kantong masa depan Doraemon, tumbuh bersama jutaan penonton lintas generasi.

Tak hanya menghibur, Doraemon juga dikenal menyisipkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, empati, kerja keras, dan arti persahabatan, yang membekas kuat dalam memori kolektif masyarakat.

Tak heran, kabar berhenti tayangnya Doraemon di RCTI langsung memicu gelombang nostalgia di media sosial. Warganet di berbagai platform seperti X (Twitter), Instagram, hingga TikTok ramai mengungkapkan rasa kehilangan, mengenang masa kecil yang identik dengan baling-baling bambu dan “Pintu Ke Mana Saja”.