DPR Sepi Aktivitas Usai Demo Ricuh, Pegawai WFH dan Anggota Dewan Gunakan Pelat Sipil

Rapat Baleg Hanya Dihadiri 2 Anggota

Meski sebagian besar agenda dibatalkan, Badan Legislasi DPR tetap menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga pada pukul 14.00 WIB. Namun, rapat tersebut berlangsung sepi, hanya dihadiri dua anggota yakni Martin Manurung dan Alimudin Kolatlena, bersama dua perwakilan perusahaan penyalur ART.

Martin menegaskan minimnya kehadiran anggota tidak bermasalah karena RDPU bukan rapat pengambilan keputusan sehingga tidak memerlukan kuorum.

Anggota DPR Gunakan Mobil Pelat Sipil

Fenomena lain pasca demo ricuh adalah perubahan gaya berkendara anggota dewan. Sejumlah mobil berpelat dinas yang sempat menjadi sasaran amarah massa membuat banyak anggota DPR memilih menggunakan mobil berpelat sipil.

Pantauan pada 26 Agustus, beberapa legislator seperti Maman Imanulhaq (PKB), TB Hasanuddin (PDI-P), dan Irma Suryani Chaniago (Nasdem) tampak masuk ke kompleks parlemen dengan kendaraan berpelat sipil. Bahkan, sebagian ada yang hanya menyimpan pelat khusus DPR di dalam mobil tanpa dipasang di luar.

Tidak hanya anggota DPR, pimpinan DPD RI seperti GKR Hemas juga terlihat menggunakan kendaraan pribadi dengan pelat sipil, menyamarkan identitas di jalan raya.

BACA JUGA: Keluarga Berduka, Affan Kurniawan Ojol Korban Rantis Brimob Dikenal Rajin dan Bertanggung Jawab

Aspirasi Massa Tak Tersambut

Dua aksi demonstrasi besar itu memperlihatkan jarak antara massa di luar pagar dengan para wakil rakyat di dalam gedung. Tidak satu pun anggota DPR muncul menemui massa pada 25 maupun 28 Agustus. Aspirasi yang disuarakan di jalan raya pun seakan terjawab dengan keheningan dari balik pagar tinggi parlemen***