BeritaBandungRaya.com – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), mengumumkan rencana pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp1,34 per saham. Dividen tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 29 Januari 2026.
Keputusan pembagian dividen interim ini ditetapkan melalui Keputusan Edaran sebagai Pengganti Rapat Direksi dan Keputusan Edaran sebagai Pengganti Rapat Dewan Komisaris Perseroan yang tertanggal 29 Desember 2025.
Dividen Bersumber dari Laba Semester I-2025
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dividen interim tersebut berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025.
Pada semester I-2025, CDIA berhasil membukukan laba bersih sebesar US$67,64 juta atau setara Rp1,09 triliun dengan asumsi kurs Rp16.129 per dolar AS. Capaian ini melonjak tajam 328 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$15,80 juta.
Lonjakan laba tersebut mencerminkan kinerja keuangan Perseroan yang solid sepanjang paruh pertama 2025.
Pendapatan CDIA Tumbuh 42 Persen
Selain mencatat kenaikan laba bersih signifikan, CDIA juga membukukan pendapatan sebesar US$66,87 juta atau setara Rp1,08 triliun pada semester I-2025. Angka tersebut tumbuh 42 persen dibandingkan semester I-2024 yang sebesar US$47,11 juta.
Dari total pendapatan tersebut, sekitar 20,33 persen berasal dari transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana diungkapkan dalam laporan keuangan Perseroan.
Kinerja positif ini menjadi salah satu dasar manajemen dalam menetapkan pembagian dividen interim kepada para pemegang saham.












