Kemiskinan Turun, Daya Beli Jadi Tantangan
Dalam kesempatan tersebut, Farhan memaparkan kondisi sosial ekonomi Kota Bandung. Tingkat kemiskinan tercatat di angka 3,78 persen atau sekitar 99 ribu warga. Namun, garis kemiskinan naik hingga Rp644.000 per bulan.
Menurutnya, kondisi ini memunculkan tantangan baru. Rata-rata daya beli warga hanya sekitar Rp35.000 per hari. Situasi tersebut membuat literasi finansial semakin penting untuk mencegah kerentanan ekonomi rumah tangga.
Generasi Muda Hadapi Tekanan Ekonomi
Farhan juga menyoroti tantangan generasi muda. Ia menyebut sulitnya memiliki rumah, dominasi sektor informal, serta meningkatnya jumlah gig worker sebagai persoalan serius.
“Kelas menengah harus kuat secara finansial. Kekuatan itu lahir dari kebebasan finansial,” ujarnya.
Ia berharap seminar ini melahirkan rekomendasi kebijakan yang sesuai kebutuhan warga. Rekomendasi tersebut juga dapat menjadi bekal bagi calon aparatur sipil negara dalam menghadapi masa pensiun.
BACA JUGA: Bandung Barat Darurat Bencana Longsor, Korban Tewas Bertambah dan Puluhan Warga Masih Dicari
Dihadiri Tokoh Nasional
Seminar ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri PANRB Rini Widyantini, Ketua Dewan Pembina IKA Unpad Burhanuddin Abdullah, serta pimpinan Universitas Padjadjaran.
Hadir pula Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Direktur Operasional PT Taspen Tribuna Phitera Djasa, Direktur Operasional PT Bank BNI Ronny Venir, serta CEO PT Samuel Aset Manajemen Agus B. Januar.***










