Franchise Makanan Kekinian: Peluang Bisnis, Jenis Populer, dan Tantangan yang Perlu Diantisipasi

3. GoKuah

GoKuah fokus pada segmen makanan berkuah hangat yang cenderung diminati pada malam hari atau saat musim hujan. Modal booth yang relatif rendah menjadi daya tarik utama. Namun demikian, mitra perlu mengantisipasi sifat penjualan yang musiman dengan strategi menu tambahan.

4. Wang Odeng

Kuliner Korea masih memiliki basis penggemar yang kuat. Wang Odeng memanfaatkan popularitas K-pop dan drama Korea melalui menu seperti odeng dan tteokbokki, sehingga mudah diterima oleh pasar anak muda.

5. Grobbak Korea

Tidak seperti franchise satu menu, Grobbak Korea menghadirkan beragam jajanan Korea dalam satu outlet. Keunggulan utamanya terletak pada potensi cross-selling. Namun, di sisi lain, variasi menu menuntut pengelolaan stok dan waktu penyajian yang lebih disiplin.

6. The Dimsum In

Dimsum mentai tetap menarik perhatian karena tampilannya yang menggugah selera di media sosial. The Dimsum In memanfaatkan kekuatan brand awareness dan jaringan outlet yang luas, sehingga cocok bagi mitra yang menargetkan pasar keluarga dan komunitas.

7. The Real Dimsum

Sebagai pemain di segmen yang sama, The Real Dimsum menyasar pasar serupa. Namun, ketatnya persaingan membuat pemilihan lokasi dan promosi lokal menjadi faktor krusial bagi mitra.

8. MR CROFFLE

Croffle masih relevan sebagai dessert kekinian. MR CROFFLE mengandalkan inovasi topping serta strategi bundling. Meski begitu, mitra tetap perlu menjaga minat beli ulang karena dessert sering dianggap sebagai produk musiman.

9. Pop Waffle

Waffle menawarkan keunggulan dari sisi kecepatan penyajian dan aroma yang menarik perhatian. Oleh karena itu, franchise ini cocok ditempatkan di area dengan lalu lintas tinggi seperti stasiun, sekolah, atau pusat keramaian.