Gawat! Hampir 50 Persen Siswa di Bandung Terindikasi Gangguan Kesehatan Mental

Program Pencegahan di Lingkungan Sekolah

Beberapa program yang dijalankan untuk menjaga kesehatan mental siswa antara lain:

  • Pembiasaan literasi dan kegiatan kaulinan urang lembur

  • Kegiatan keagamaan seperti salat Duha bersama

  • Program keputrian

  • Pelaksanaan salat Jumat terjadwal

Dida menegaskan bahwa guru BK memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan kepribadian siswa serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal, baik secara akademik maupun emosional.

SMPN 40 Bandung Lakukan Screening Menyeluruh

Langkah serupa juga dilakukan oleh SMPN 40 Bandung. Kepala Sekolah Aisyah Amiawaty menyatakan komitmennya untuk melakukan screening menyeluruh terhadap seluruh siswa sebagai bentuk deteksi dini gangguan kesehatan mental.

Langkah ini dinilai penting agar sekolah dapat memberikan pendampingan yang tepat sejak awal, sebelum kondisi siswa semakin memburuk.

BACA JUGA: Macan Tutul Turun ke Permukiman Warga di Pacet Bandung, BBKSDA Jabar Turun Tangan

Rincian Data Gangguan Mental Siswa Bandung

Data CKG juga merinci tingkat dan jenis gangguan kesehatan jiwa yang dialami siswa, antara lain:

  • 30,55 persen siswa terindikasi mengalami masalah kesehatan jiwa serius

  • 76,46 persen mengalami ansietas (kecemasan) ringan

  • 7,89 persen mengalami ansietas berat

  • 15,23 persen mengalami depresi ringan

  • 7,42 persen mengalami depresi berat

Berdasarkan jenjang pendidikan:

  • SD/MI: dari 80.724 siswa, 53,75 persen terindikasi masalah kesehatan jiwa

  • SMA/MA: 25,79 persen siswa terindikasi

  • SLB: mencapai 48,51 persen siswa

***