Gempa M 3,6 Guncang Pangalengan Sore Hari, BMKG Pastikan Berasal dari Sesar Aktif

BeritaBandungRaya.com – Guncangan gempa bumi kembali dirasakan warga wilayah selatan Kabupaten Bandung pada Selasa sore. Gempa berkekuatan magnitudo 3,6 terjadi sekitar pukul 17.04 WIB, dengan pusat gempa berada di daratan, tepatnya 21 kilometer tenggara Kabupaten Bandung, pada kedalaman 4 kilometer.

BACA JUGA : Bandung Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana, 11 Kecamatan Masuk Zona Rawan

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyampaikan bahwa gempa tersebut tergolong dangkal dan dipicu aktivitas sesar aktif di kawasan tersebut.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 3,6,” ujar Teguh.

Getaran Terasa di Sejumlah Kecamatan

Guncangan paling jelas dirasakan di Pangalengan, di mana warga melaporkan getaran mirip sensasi ketika kendaraan besar melintas dekat rumah.

Sementara itu, wilayah lain yang turut merasakan getaran antara lain:

  • Ciparay

  • Kertasari

  • Banjaran

  • Soreang

  • Pangauban

  • Pameungpeuk

Di sejumlah lokasi tersebut, getaran terasa oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung sempat bergoyang.

Hingga pukul 17.42 WIB, BMKG memastikan tidak ada gempa susulan.

Belum Ada Laporan Kerusakan

BMKG menyebut sejauh ini tidak ditemukan dampak kerusakan bangunan maupun laporan kerugian lain yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

“Belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan,” tegas Teguh.

BACA JUGA : 13 Rumah Rusak dan Tiga Warga Luka-Luka Diterjang Angin Puting Beliung di Soreang

Imbauan BMKG untuk Warga

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada kabar yang tidak memiliki dasar ilmiah.

Teguh juga meminta warga untuk: