BeritaBandungRaya.com – Sebuah gempa bumi berkekuatan 4,1 magnitudo mengguncang Pangandaran pada Rabu (2/4/2025) pukul 07.53 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 8.15 LS-107.81 BT, sekitar 90 km barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 24 km.
Guncangan gempa sempat dirasakan oleh beberapa warga, meski tidak menimbulkan kepanikan. Amin (43), seorang warga Pangandaran, mengaku sempat merasakan getaran tersebut saat berada di dalam rumah.
“Rasanya seperti ada mobil besar yang lewat, hanya beberapa detik saja,” ujar Amin saat dihubungi, Rabu (2/4/2025). Awalnya, ia tidak menyadari bahwa yang terjadi adalah gempa hingga melihat notifikasi dari aplikasi perpesanan.
Baca Juga: Kemacetan Nagreg: Arus Mudik ke Garut dan Tasikmalaya Meningkat
Tidak Semua Warga Merasakan Guncangan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangandaran, Untung Saeful Rokhman, mengatakan bahwa gempa tidak dirasakan oleh seluruh warga Pangandaran. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang cukup padat pasca-Lebaran.
“Sebagian besar warga mungkin sedang sibuk dengan kegiatan sehari-hari, jadi tidak semua menyadari adanya gempa,” ungkap Untung.
Pihak BPBD saat ini masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi pascagempa, termasuk mengecek potensi dampak di kawasan wisata Pantai Pangandaran.
“Kami terus melakukan asesmen guna memastikan tidak ada kerusakan atau dampak lain akibat gempa ini. Terlebih, saat ini kawasan wisata sedang dipadati pengunjung,” tambahnya.
Imbauan agar Tetap Waspada
Untung mengimbau warga dan wisatawan agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Ia juga mengingatkan agar selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG atau BPBD terkait perkembangan situasi.