Dekatkan Akses Donor dengan Lokasi-Lokasi Strategis
Berbeda dari kegiatan donor darah konvensional, MTP aktif mendekati calon pendonor dengan membuka posko di lokasi-lokasi publik yang mudah dijangkau, seperti:
mal
gereja
sekolah
pusat keramaian lainnya
Upaya ini terbukti meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk dari generasi muda.
Atas konsistensinya, MTP menerima penghargaan khusus dari PMI Kota Bandung sebagai salah satu penggerak donor darah terbesar di kota tersebut.
Sinergi Berbagai Yayasan dan Keterlibatan Gen Z
MTP merupakan gabungan sejumlah yayasan Tionghoa di Kota Bandung, di antaranya:
YDSP
PSMTI
Yayasan Minnan
Yayasan Mutiara
Yayasan Harmonis
Paguyuban Pengusaha Taiwan Indonesia
Yayasan Harapan Kasih
Yayasan Pikiran Rakyat
Wakil Ketua Panitia Acara, Wahyu Suryawidjaja, mengatakan tren partisipasi Gen Z semakin meningkat. MTP kini bekerja sama dengan SMA, mahasiswa, dan Korps Sukarela (KSR) untuk memperluas jaringan pendonor.
BACA JUGA : Lewat Program TJSL, BRI Wujudkan Bandung sebagai Sentra Sorgum dan Ekonomi Hijau
140 Pendonor Sukarela Terima Penghargaan Pemkot Bandung
Dalam momen yang sama, Pemerintah Kota Bandung memberikan piagam penghargaan kepada 140 pendonor sukarela yang secara konsisten telah mendonorkan darahnya hingga 75 kali.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dan budaya berbagi di Kota Bandung terus tumbuh dan mengakar kuat di berbagai lapisan masyarakat.***











