Gen Z dan Masyarakat Tionghoa Peduli Jadi Penggerak Utama Donor Darah di Bandung, 4.000 Labu Terkumpul Sepanjang 2025

Dekatkan Akses Donor dengan Lokasi-Lokasi Strategis

Berbeda dari kegiatan donor darah konvensional, MTP aktif mendekati calon pendonor dengan membuka posko di lokasi-lokasi publik yang mudah dijangkau, seperti:

  • mal

  • gereja

  • sekolah

  • pusat keramaian lainnya

Upaya ini terbukti meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk dari generasi muda.

Atas konsistensinya, MTP menerima penghargaan khusus dari PMI Kota Bandung sebagai salah satu penggerak donor darah terbesar di kota tersebut.

Sinergi Berbagai Yayasan dan Keterlibatan Gen Z

MTP merupakan gabungan sejumlah yayasan Tionghoa di Kota Bandung, di antaranya:

  • YDSP

  • PSMTI

  • Yayasan Minnan

  • Yayasan Mutiara

  • Yayasan Harmonis

  • Paguyuban Pengusaha Taiwan Indonesia

  • Yayasan Harapan Kasih

  • Yayasan Pikiran Rakyat

Wakil Ketua Panitia Acara, Wahyu Suryawidjaja, mengatakan tren partisipasi Gen Z semakin meningkat. MTP kini bekerja sama dengan SMA, mahasiswa, dan Korps Sukarela (KSR) untuk memperluas jaringan pendonor.

BACA JUGA : Lewat Program TJSL, BRI Wujudkan Bandung sebagai Sentra Sorgum dan Ekonomi Hijau

140 Pendonor Sukarela Terima Penghargaan Pemkot Bandung

Dalam momen yang sama, Pemerintah Kota Bandung memberikan piagam penghargaan kepada 140 pendonor sukarela yang secara konsisten telah mendonorkan darahnya hingga 75 kali.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dan budaya berbagi di Kota Bandung terus tumbuh dan mengakar kuat di berbagai lapisan masyarakat.***