Generasi Muda Dorong Lonjakan Wisata Malaysia ke Indonesia, Kampanye #MacamLokal Jadi Pemicu

BeritaBandungRaya.com – Gelombang baru wisata lintas negara tengah terjadi antara Indonesia dan Malaysia, dan kali ini penggeraknya datang dari generasi muda. Data terbaru dari AirAsia MOVE menunjukkan bahwa 74 persen wisatawan asal Malaysia yang datang ke Indonesia berasal dari kelompok usia 20 hingga 44 tahun — segmen yang dikenal aktif di media sosial, gemar berburu pengalaman otentik, dan cenderung berpergian dengan pendekatan gaya hidup.

Lonjakan ini menandai pergeseran pola wisata regional yang sebelumnya didominasi oleh wisata keluarga atau pelancong konvensional. Kini, destinasi seperti Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Surabaya menjadi magnet utama bagi wisatawan muda Malaysia yang mencari pengalaman “seperti warga lokal”.

BACA JUGA : SUDAH GAJIAN? Inilah 15 Destinasi Wisata Alam di Bandung yang Wajib Dikunjungi saat Liburan Akhir Pekan

Digitalisasi dan Konten Sosial Jadi Mesin Promosi Baru

Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Paramita, menjelaskan bahwa generasi muda Malaysia memiliki peran besar dalam membentuk citra baru pariwisata Indonesia melalui aktivitas digital mereka.

“Efek domino dari aktivitas media sosial memperluas promosi pariwisata Indonesia tanpa perlu bergantung pada iklan konvensional,” ujarnya.

Menurutnya, unggahan para wisatawan di media sosial telah menjadi bentuk promosi otentik yang efektif, memperkuat kesan positif terhadap brand ‘Wonderful Indonesia’ di kalangan traveler muda ASEAN.

Wisata Belanja Jadi Daya Tarik Utama

Riset internal AirAsia MOVE juga mengungkapkan bahwa wisata belanja menjadi salah satu alasan utama warga Malaysia datang ke Indonesia.
Produk kosmetik, fashion lokal, hingga kain dan kriya khas Nusantara menjadi buruan populer di kalangan wisatawan muda.

“Ini membuktikan bahwa industri kreatif Indonesia memiliki daya tarik kuat di pasar regional. Kolaborasi kami dengan Kemenparekraf melalui kampanye #MacamLokal berhasil memperkuat citra Wonderful Indonesia di Malaysia,” tambah Ni Wayan.

Kampanye #MacamLokal, yang dijalankan sejak Juli hingga Oktober 2025, berhasil menjaring lebih dari 68 ribu wisatawan Malaysia.
Mereka rata-rata menghabiskan Rp730 ribu per malam untuk akomodasi, dengan pola liburan singkat namun padat pengalaman — tren khas generasi muda urban yang menekankan efisiensi dan fleksibilitas.