BeritaBandungRaya.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami lonjakan tajam pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026. Harga emas Antam hari ini tercatat naik Rp102.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Mengutip situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam dipatok sebesar Rp2.946.000 per gram. Sebelumnya, pada Selasa (3/2/2026), harga emas Antam masih berada di level Rp2.844.000 per gram.
BACA JUGA: Harga Emas Batangan Antam Anjlok, Ini Update Harga Terbaru
Harga Buyback Emas Antam Ikut Naik
Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan signifikan. Pada hari ini, harga buyback naik Rp86.000 menjadi Rp2.710.000 per gram.
Harga buyback merupakan patokan harga yang digunakan Antam ketika membeli kembali emas dari konsumen. Artinya, jika pemilik emas ingin menjual emas batangan ke Antam hari ini, maka transaksi akan mengacu pada harga tersebut.
Pernah Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Sebagai informasi, harga emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026. Saat itu, harga emas mencapai Rp3.168.000 per gram, sementara harga buyback berada di level Rp2.989.000 per gram.
Lonjakan harga emas ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Daftar Harga Emas Antam Rabu 4 Februari 2026
Berikut daftar lengkap harga emas Antam untuk pengiriman Ekspedisi Pulogadung, Jakarta:
-
Emas 0,5 gram: Rp 1.523.000
-
Emas 1 gram: Rp 2.946.000
-
Emas 2 gram: Rp 5.832.000
-
Emas 3 gram: Rp 8.723.000
-
Emas 5 gram: Rp 14.505.000
-
Emas 10 gram: Rp 28.955.000
BACA JUGA: Harga Emas Antam Hari Ini Senin 2 Februari 2026 Stabil di Rp 2.860.000 per Gram
-
Emas 25 gram: Rp 72.262.000
-
Emas 50 gram: Rp 144.445.000
-
Emas 100 gram: Rp 288.812.000
-
Emas 250 gram: Rp 721.765.000
-
Emas 500 gram: Rp 1.443.320.000
-
Emas 1.000 gram: Rp 2.886.600.000
Data Resmi dari Logam Mulia Antam
Seluruh informasi harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas tinggi bagi masyarakat dan pelaku investasi.***










