Harga Emas Dunia Melonjak Tembus US$5.148, Sentuh Level Psikologis Baru

BeritaBandungRaya.com – Harga emas dunia kembali melonjak tajam pada awal pekan ini. Ketidakpastian tarif perdagangan yang diumumkan Presiden Amerika Serikat serta data ekonomi AS yang melemah menjadi pemicu utama kenaikan logam mulia tersebut.

Pada perdagangan Senin (23/2/2026) pukul 06.18 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di level US$5.148,77 per troy ons atau naik 0,9 persen. Kenaikan ini memperpanjang reli emas dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, pada Jumat (20/2/2026), harga emas melonjak 2,09 persen ke posisi US$5.103,49 per troy ons. Dalam tiga hari perdagangan beruntun, emas tercatat menguat 4,6 persen dan berhasil menembus level psikologis US$5.100 per troy ons.

BACA JUGA: Harga Emas Antam 21 Februari 2026 Tembus Rp3 Juta per Gram, Naik Rp68.000

Tarif Baru dan Putusan Mahkamah Agung AS Picu Volatilitas

Kenaikan emas dipicu ketidakpastian kebijakan tarif global baru yang diumumkan Presiden AS setelah putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait tarif perdagangan.

Presiden Donald Trump menyatakan akan memberlakukan tarif global 10 persen selama 150 hari untuk menggantikan kebijakan darurat sebelumnya yang dibatalkan pengadilan.

Mahkamah Agung AS menyatakan tarif global luas yang diberlakukan berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional dinilai melampaui kewenangan presiden.

Kondisi tersebut memicu volatilitas pasar. Indeks saham utama di Wall Street sempat melonjak setelah putusan tersebut, sementara emas justru menguat karena meningkatnya ketidakpastian.