Harga Emas Dunia Naik, Sentuh Level Tertinggi Usai Gencatan Senjata AS-Iran

Harga Emas Dunia Menguat di Tengah Redanya Ketegangan Geopolitik

BeritaBandungRaya.com – Harga emas di pasar global menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Logam mulia ini bahkan sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir tiga pekan terakhir, didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Berdasarkan laporan pasar, harga emas spot naik 0,29% ke level US$ 4.719,35 per ons troi. Sebelumnya, harga sempat melonjak lebih dari 3% dan mencapai posisi tertinggi sejak 19 Maret 2026. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni ditutup menguat 1,29% di level US$ 4.745,15 per ons troi.

Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Jadi Pendorong

Kenaikan harga emas tidak lepas dari dampak kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan antara kedua negara. Kondisi ini memicu pelemahan dolar AS serta penurunan harga minyak global.

BACA JUGA: Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Naik Serentak Hari Ini, Rabu 8 April 2026

Pelemahan mata uang dolar membuat emas menjadi lebih terjangkau bagi investor internasional. Di sisi lain, turunnya harga minyak ke bawah US$ 100 per barel turut menekan ekspektasi inflasi global, sehingga memberikan sentimen positif terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Sikap Federal Reserve Jadi Sorotan Pasar

Analis pasar dari Marex, Edward Meir, menyebut bahwa meredanya konflik memberikan ketenangan bagi pasar global. Ia menilai kondisi ini berpotensi membuka peluang bagi Federal Reserve atau The Fed untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga.

Kebijakan suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi katalis positif bagi harga emas, karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen keuangan lainnya.

Namun demikian, Meir mengingatkan bahwa situasi geopolitik masih rapuh dan dapat berubah sewaktu-waktu. Banyak faktor yang masih dalam tahap negosiasi, sehingga reli harga emas berpotensi bersifat sementara.