6. Stainless 350 ml (tanpa handle) – Rp200.000
7. Stainless 350 ml (dengan handle) – Rp225.000
• Model yang sedang jadi favorit
• Dikenal ringan, tahan panas/dingin, dan mudah dibawa
Produk ini dapat dibeli melalui Shopee, Tokopedia, atau Instagram @tokoserbatuku.
Kenapa Tumbler Tuku Viral? Kasus Kehilangan yang Berujung Polemik
Popularitas tumbler Tuku meroket setelah sebuah unggahan viral dari pengguna KRL, Anita Dewi, yang bercerita kehilangan tumblernya di Commuter Line rute Tanah Abang–Rangkasbitung. Dalam ceritanya, Anita menuding barangnya berkurang setelah ditangani petugas stasiun Rawa Buntu.
Anita kemudian meminta penjelasan dan mengajukan permintaan pengecekan CCTV kepada petugas bernama Argi. Argi menjelaskan bahwa akses CCTV memerlukan prosedur resmi, termasuk laporan ke kepolisian. Ia bahkan menawarkan untuk menggantikan tumbler demi menghindari konflik.
Namun Anita dan suaminya memilih meminta prosedur dijalankan sampai tuntas. Situasi memanas ketika Argi menyampaikan bahwa dirinya berpotensi dikenai sanksi karena tidak mengecek isi tas saat menerima barang tertinggal—seperti yang diwajibkan SOP.
Utas itu pun viral. Publik ramai-ramai menyoroti kasus tersebut, sebagian besar menunjukkan simpati kepada Argi. Bahkan, sejumlah warganet berinisiatif menggalang dana untuk mengirim karangan bunga dukungan ke stasiun.
Respons KAI dan Imbauan untuk Penumpang
PT KAI Commuter mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak sebelum mengambil keputusan resmi. Perusahaan juga menegaskan pentingnya prosedur operasional dalam penanganan barang tertinggal.
KAI mengingatkan pengguna bahwa barang pribadi adalah tanggung jawab penumpang. Jika kehilangan sesuatu di kereta, penumpang dapat menghubungi layanan lost and found di setiap stasiun.
KAI juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kasus sebelum proses investigasi selesai.












