Hilal Tertutup Awan, Pengamatan di Unisba Terhalang Cuaca

BACA JUGA: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Berduka, Ibunda Nani Rubiyani Meninggal Dunia

Gunakan Teleskop Terkomputerisasi

Pengamatan hilal dilakukan menggunakan teleskop terkomputerisasi berdiameter 90 milimeter yang terintegrasi dengan teknologi informasi. Detektor pada teleskop merekam kecerlangan cahaya hilal dan secara otomatis mengikuti perubahan posisi Bulan di ufuk barat.

Data hasil pengamatan dikirim langsung ke server BMKG pusat dan dapat diakses secara daring melalui laman resmi hilal BMKG.

Selain BMKG Bandung, pengamatan turut melibatkan pihak Unisba, Kementerian Agama, serta Badan Hisab Rukyat Daerah Provinsi Jawa Barat.

Pengamatan Dilanjutkan di Observatorium Bosscha

Meskipun pemerintah telah menetapkan awal puasa Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026, tim BMKG Bandung berencana melanjutkan pengamatan pada Rabu di Observatorium Bosscha, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pemantauan rutin hilal setiap bulan di wilayah Jawa Barat, sekaligus memastikan data astronomis yang akurat dan terdokumentasi.***