IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways, Sektor Energi dan Barang Baku Jadi Sorotan

BeritaBandungRaya.com – Perdagangan saham pada akhir pekan ini diperkirakan tidak akan banyak bergerak. Tim analis Samuel Sekuritas Indonesia dan RHB Sekuritas Indonesia sepakat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung sideways dengan potensi koreksi terbatas.

Menurut catatan harian Samuel Sekuritas, tekanan dari pasar komoditas hingga sentimen regional dan global masih membayangi pergerakan indeks. Hal senada disampaikan oleh RHB Sekuritas yang menilai IHSG akan bergerak di sekitar level support 7.853.

“Investor bisa menunggu peluang masuk ketika saham-saham menyentuh level lebih rendah akibat koreksi,” ujar Analis Teknikal RHB Sekuritas, Ilham Fitriadi Budiarto, dalam sebuah webinar pagi ini.

BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Pintu Hadirkan Fitur Price Protection untuk Perdagangan Derivatif Crypto

Fokus ke Energi dan Barang Baku

Meski sama-sama melihat peluang di dua sektor ini, pandangan kedua sekuritas berbeda soal level harga saham tertentu.

  • Merdeka Copper Gold (MDKA)

    • RHB Sekuritas: Rp2.350–Rp2.410

    • Samuel Sekuritas: Rp2.600–Rp2.690 (dengan peluang take profit)

  • Aneka Tambang (ANTM)

    • Samuel Sekuritas: Rp3.070–Rp3.160

  • Barito Pacific (BRPT)

    • RHB Sekuritas: menarik dikoleksi di Rp2.230 dengan target Rp2.390

  • TBS Energi Utama (TOBA)

    • Samuel Sekuritas: Rp1.410–Rp1.480, cut loss di bawah Rp1.265

  • Harum Energy (HRUM)

    • RHB Sekuritas: entry di Rp905, target profit Rp960; alternatif ambil untung di Rp995–Rp1.000

BACA JUGA: Nilai Tukar Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Analis Prediksi Berpeluang Menguat Tipis

Sentimen Eksternal

Dari luar negeri, bursa Amerika Serikat menutup perdagangan Kamis (28/8) dengan penguatan. Indeks Dow Jones naik 0,16%, S&P 500 menguat 0,32%, dan Nasdaq ditutup naik 0,53%.

Dengan latar tersebut, pasar domestik diperkirakan masih bergerak terbatas, sambil menanti katalis baru dari data ekonomi global maupun perkembangan harga komoditas.***