Indonesia dan Korea Selatan Jajaki Kerja Sama Mangrove & Karbon Biru di COP30 Brasil

Korea Selatan Tertarik Perkuat Kolaborasi Karbon Biru

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Korea Selatan, Seo Jeong-ho, menyampaikan ketertarikan negaranya untuk mempelajari pengalaman Indonesia dalam pengelolaan mangrove.

Jeong-ho menyebut bahwa pihaknya siap memulai program konkret di wilayah pesisir serta mendukung pengembangan World Mangrove Center (WMC)—inisiatif Indonesia untuk membangun pusat ilmu dan kolaborasi internasional dalam konservasi mangrove.

“Pengalaman Indonesia sangat berharga. Kami ingin memperluas kerja sama dan mendukung pengembangan pengetahuan global mengenai mangrove,” ujar Jeong-ho.

BACA JUGA : Susunan Pemain Indonesia vs Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U23 2026

Langkah Lanjutan: Pembentukan Tim Teknis dan Dukungan GGGI

Sebagai tindak lanjut, Indonesia dan Korea Selatan sepakat membentuk tim teknis bersama untuk membahas rancangan kerja sama, termasuk dukungan dari Global Green Growth Institute (GGGI) yang berbasis di Korea Selatan.

Dalam skema ini:

  • Indonesia akan berperan sebagai fasilitator,

  • Korea Selatan berfokus pada pengembangan proyek dan dukungan teknologi,

  • GGGI membantu menyusun kerangka program restorasi mangrove dan karbon biru.

Kerja sama ini diharapkan mempercepat upaya mitigasi perubahan iklim, memperkuat ketahanan pesisir, serta membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan karbon biru.***