Debut Ganda Putra Juara Indonesia Masters II 2025
Di sektor ganda putra, sorotan tertuju pada Raymond Indra / Nikolaus Joaquin, pasangan muda yang baru saja menjuarai Indonesia Masters II 2025.
Keduanya akan menjalani debut di level Super 300, sebuah langkah penting menuju kompetisi yang lebih bergengsi di masa depan.
Selain itu, Indonesia juga menurunkan Daniel Edgar Marvino / Muh. Putra Erwiansyah, yang diharapkan mampu memberikan kejutan dengan gaya bermain cepat dan eksplosif khas pemain muda.
Ganda Campuran dan Tunggal Putra Siap Tantang Dominasi Asia Timur
Di nomor ganda campuran, Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata membawa semangat baru setelah menjuarai Indonesia Masters II 2025.
Pasangan ini diharapkan bisa menembus semifinal, mengingat performa stabil yang mereka tunjukkan dalam beberapa turnamen terakhir.
Sementara itu, sektor tunggal putra akan kembali menjadi andalan utama Indonesia.
Dua pemain senior, Anthony Sinisuka Ginting dan Chico Aura Dwi Wardoyo, akan memulai langkah mereka dari babak 32 besar.
Keduanya diharapkan bisa menjaga tradisi juara dan memimpin regenerasi tunggal putra Indonesia di tengah persaingan ketat pemain Asia Timur.
Pemain muda Moh Zaki Ubaidillah juga mendapat kesempatan untuk menjajal level Super 300. Turnamen ini menjadi bagian dari persiapannya sebelum memperkuat tim Merah Putih di SEA Games 2025 di Thailand.
BACA JUGA : Olahraga Jadi Nggak Mager! 10 Lokasi Jogging di Bandung yang Asyik Banget
Misi Indonesia: Regenerasi dan Pencarian Juara Baru
PBSI menegaskan bahwa Korea Masters 2025 bukan hanya ajang pembuktian, tetapi juga momen regenerasi pemain muda di semua sektor.
Dengan absennya beberapa pemain senior, turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi skuad muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan mental bertanding di level dunia.
“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi wadah bagi pemain muda untuk unjuk kemampuan dan memperkuat pengalaman mereka di level internasional,” ujar salah satu pelatih pelatnas PBSI.***












