-
Senin, 22 Desember 2025 (2 Rajab)
-
Kamis, 25 Desember 2025 (5 Rajab)
-
Senin, 29 Desember 2025 (9 Rajab)
-
Kamis, 1 Januari 2026 (12 Rajab)
-
Senin, 5 Januari 2026 (16 Rajab)
-
Kamis, 8 Januari 2026 (19 Rajab)
-
Senin, 12 Januari 2026 (23 Rajab)
-
Kamis, 15 Januari 2026 (26 Rajab)
-
Senin, 19 Januari 2026 (30 Rajab)
2. Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada pertengahan bulan Hijriah, yakni tanggal 13, 14, dan 15 Rajab:
-
Jumat, 2 Januari 2026 (13 Rajab)
-
Sabtu, 3 Januari 2026 (14 Rajab)
-
Ahad, 4 Januari 2026 (15 Rajab)
3. Puasa Sunnah Mutlak
Puasa sunnah mutlak dapat dikerjakan kapan saja selama bulan Rajab, kecuali pada hari yang dilarang untuk berpuasa. Beberapa tanggal yang kerap dipilih umat Islam antara lain:
-
Ahad, 21 Desember 2025 (1 Rajab)
-
Jumat, 16 Januari 2026 (27 Rajab), bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj
Bacaan Niat Puasa Rajab
Niat puasa sunnah Rajab boleh dilakukan pada malam hari atau pada siang hari sebelum waktu Zuhur, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Niat puasa Rajab di malam hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Saya berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.
Niat puasa Rajab di siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Saya berniat puasa sunnah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.












