Jalur Kereta Jakarta–Bandung Akan Dimodernisasi, Waktu Tempuh Ditargetkan 1,5 Jam

KAI: Modernisasi Fokus pada Jalur Eksisting, Bukan Bangun Rel Baru

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa proyek modernisasi ini tidak memerlukan pembangunan lintasan baru. Fokusnya adalah memaksimalkan jalur eksisting sepanjang ±150 km.

“Estimasi biaya perbaikan sekitar Rp8 triliun. Investasi itu mencakup peningkatan kualitas rel, pembangunan terowongan dan jembatan baru di sejumlah titik, serta penyempurnaan sistem double track,” kata Bobby.

Salah satu teknologi kunci yang akan diterapkan adalah tilting technology pada bogie kereta, yang membuat rangkaian lebih stabil dan lebih cepat melintasi tikungan—khususnya di rute pegunungan Purwakarta–Padalarang yang dikenal berkelok.

BACA JUGA : Pemerintah Beri Diskon Transportasi Libur Nataru 2025/2026, Dorong Wisata Domestik dan Ekonomi Nasional

Transformasi Transportasi Jawa Barat Dimulai

Jika berjalan sesuai rencana, modernisasi jalur kereta Jakarta–Bandung akan menjadi salah satu proyek transformasi transportasi terbesar di Jawa Barat. Proyek ini diharapkan mampu menghadirkan perjalanan yang cepat, efisien,***