Kalender Hijriah Hari Ini Senin 12 Januari 2026, Bertepatan 23 Rajab 1447 H

BeritaBandungRaya.com – Banyak masyarakat, khususnya umat Islam, kerap menanyakan hari ini 12 Januari 2026 tanggal berapa Hijriah. Informasi ini penting untuk menyesuaikan jadwal ibadah, puasa sunnah, maupun peringatan hari-hari keagamaan.

Perlu diketahui, kalender Hijriah dan kalender Masehi menggunakan sistem perhitungan yang berbeda. Oleh karena itu, konversi tanggal menjadi hal yang krusial agar umat Islam tidak keliru dalam menentukan waktu ibadah.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Bandung Senin 12 Januari 2026: Berawan, Berpotensi Hujan Ringan

Tanggal Hijriah Hari Ini 12 Januari 2026

Berdasarkan konversi kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) RI, Senin, 12 Januari 2026, bertepatan dengan:

  • Tanggal Masehi: Senin, 12 Januari 2026

  • Tanggal Hijriah: 23 Rajab 1447 H

Bulan Januari 2026 diketahui mencakup dua bulan Hijriah, yakni Rajab dan Sya’ban.

Kalender Hijriah Januari 2026

Berikut rangkuman konversi kalender Hijriah sepanjang Januari 2026:

  • 1 Januari 2026: 12 Rajab 1447 H

  • 5 Januari 2026: 16 Rajab 1447 H

  • 10 Januari 2026: 21 Rajab 1447 H

  • 12 Januari 2026: 23 Rajab 1447 H

  • 15 Januari 2026: 26 Rajab 1447 H

  • 19 Januari 2026: 30 Rajab 1447 H

  • 20 Januari 2026: 1 Sya’ban 1447 H

  • 25 Januari 2026: 6 Sya’ban 1447 H

  • 31 Januari 2026: 12 Sya’ban 1447 H

Dengan demikian, umat Islam yang berada di Indonesia dapat menyesuaikan agenda ibadah harian sesuai kalender Hijriah tersebut.

Mengapa Kalender Hijriah dan Masehi Berbeda?

Perbedaan tanggal antara kalender Hijriah dan Masehi terjadi karena sistem perhitungan yang digunakan tidak sama.

Kalender Masehi merupakan kalender solar, yang menghitung waktu berdasarkan peredaran Bumi mengelilingi Matahari dengan rata-rata 365 hari dalam setahun.

Sementara itu, kalender Hijriah termasuk kalender lunar, yang didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Satu bulan Hijriah berusia 29 atau 30 hari, tergantung terlihat atau tidaknya hilal. Akibatnya, satu tahun Hijriah hanya berjumlah 354 atau 355 hari.

Perbedaan inilah yang menyebabkan tanggal Hijriah selalu bergeser lebih cepat sekitar 10–11 hari setiap tahunnya dibanding kalender Masehi.