14 Mei 2026: Kenaikan Isa Almasih
1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila
Sejumlah libur tersebut berpotensi menghadirkan long weekend yang kerap dimanfaatkan untuk beristirahat atau berlibur bersama keluarga.
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Jadi Acuan Sekolah
Penetapan libur nasional dan cuti bersama 2026 mengacu pada keputusan pemerintah pusat melalui SKB 3 Menteri. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa satuan pendidikan wajib menyesuaikan kalender akademik tanpa mengurangi jumlah minimal hari belajar efektif.
Cuti bersama yang berdekatan dengan hari besar keagamaan seperti Idulfitri, Nyepi, dan Natal turut memengaruhi jadwal pembelajaran karena sekolah umumnya meliburkan kegiatan belajar mengajar.
Rincian Kalender Pendidikan 2026 Januari–Juni
Pada Januari 2026, siswa kembali masuk sekolah pada pekan pertama bulan tersebut setelah libur Tahun Baru. Selain 1 Januari sebagai libur nasional, terdapat Isra Mikraj pada 16 Januari.
Memasuki Februari 2026, libur Tahun Baru Imlek jatuh pada 17 Februari, disusul penyesuaian jadwal belajar di beberapa daerah. Maret 2026 menjadi bulan padat karena diisi Penilaian Tengah Semester Genap serta rangkaian libur Nyepi dan Idulfitri.
Di April dan Mei 2026, siswa kelas akhir mulai menjalani penilaian semester, bersamaan dengan libur Wafat Isa Almasih, Hari Buruh, Kenaikan Isa Almasih, hingga Iduladha dan Waisak. Sementara Juni 2026 menjadi penutup semester genap dengan Penilaian Akhir Semester, Hari Lahir Pancasila, Tahun Baru Islam, serta pembagian rapor.
Dampak Kalender Pendidikan 2026 bagi Siswa dan Orang Tua
Keberadaan kalender pendidikan 2026 memberikan kepastian bagi berbagai pihak. Siswa dapat mengatur ritme belajar lebih terencana, orang tua lebih mudah menyusun agenda keluarga, sementara sekolah dapat merancang program pembelajaran, remedial, dan pengayaan secara sistematis.








2 komentar
Komentar ditutup.