BeritaBandungRaya.com — Earth Hour 2026 kembali digelar secara global pada Sabtu, 28 Maret 2026. Masyarakat di seluruh dunia diajak berpartisipasi dalam aksi mematikan lampu selama satu jam, tepatnya mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.
Momentum tahunan ini menjadi bagian dari kampanye lingkungan terbesar di dunia yang mendorong kesadaran akan pentingnya penghematan energi serta upaya mengatasi perubahan iklim.
Earth Hour selalu diperingati pada akhir pekan di bulan Maret setiap tahunnya. Untuk tahun 2026, peringatan tersebut jatuh pada Sabtu (28/3/2026) malam.
Selama satu jam, masyarakat diminta mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak diperlukan sebagai bentuk simbolis kepedulian terhadap bumi. Aksi ini dilakukan serentak di berbagai negara mengikuti waktu lokal masing-masing.
Gerakan Global dari Aksi Sederhana
Earth Hour merupakan inisiatif dari World Wide Fund for Nature (WWF) yang pertama kali digelar di Sydney, Australia, pada 2007. Saat itu, jutaan warga mematikan lampu sebagai bentuk protes terhadap krisis iklim.
Seiring waktu, gerakan ini berkembang pesat dan kini diikuti oleh lebih dari 190 negara. Tidak hanya individu, berbagai sektor seperti pemerintah, dunia usaha, hingga komunitas turut ambil bagian dalam aksi ini.
Bukan Sekadar Mematikan Lampu
Meski identik dengan aksi “switch off” selama 60 menit, Earth Hour memiliki makna yang lebih luas. Gerakan ini bertujuan menyoroti isu hilangnya keanekaragaman hayati dan krisis iklim yang semakin mengkhawatirkan.









