Namun, dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa ampunan tidak diberikan kepada mereka yang masih menyimpan permusuhan, kebencian, dan dengki. Oleh karena itu, malam ini juga menjadi momentum untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan sesama manusia.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Tom Holland Paling Seru, Cocok Temani Akhir Pekan
Tradisi Menghidupkan Malam Nisfu Syaban di Indonesia
Di berbagai daerah di Indonesia, Malam Nisfu Syaban dihidupkan dengan tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat. Usai shalat Maghrib berjamaah, umat Islam biasanya berkumpul di masjid atau musala untuk melaksanakan doa bersama.
Salah satu amalan yang paling umum dilakukan adalah membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali dengan niat berbeda, yaitu:
– Memohon panjang umur dalam ketaatan
– Memohon rezeki yang halal dan berkah
– Memohon keteguhan iman dan Islam hingga akhir hayat
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan shalat sunnah seperti shalat hajat dan shalat tasbih.
Tradisi ini tidak hanya memperkuat spiritualitas individu, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja 2025, Antilemot dan Tahan Lama
Doa Khusus Malam Nisfu Syaban
Salah satu doa yang kerap dibaca pada Malam Nisfu Syaban adalah doa yang diriwayatkan dari Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani dalam kitab Ghunyah ath-Thalibin. Doa ini berisi permohonan ampunan, perlindungan, kelapangan rezeki, kesehatan, serta keteguhan iman.











