Kini, setelah melahirkan, Syntia menegaskan dirinya tidak menuntut pernikahan, melainkan hanya meminta pengakuan resmi serta nafkah bagi anaknya.
“Aku enggak minta nikah. Aku cuma mau anakku diakui dan dapat haknya,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, DJ Panda belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Publik pun masih menanti apakah sang DJ akan membantah, mengklarifikasi, atau memilih diam.
Sementara itu, Denny Sumargo mengaku dirinya berada dalam posisi dilematis saat menerima Syntia di podcast. Ia mengatakan, Syntia menghubunginya karena akses komunikasi ke pihak DJ Panda disebut sudah diblokir.
“Saya tidak membela siapa pun. Menurut saya, dua-duanya punya kesalahan masing-masing,” ujar Denny.
Baca Juga: DPR Resmikan UU Baru, BP Haji Resmi Bertransformasi Jadi Kementerian Haji dan Umrah
Lebih lanjut, Denny mengungkap bahwa keluarga DJ Panda menolak klaim Syntia dan bahkan menudingnya sebagai perempuan bayaran. Karena alasan tersebut, pihak keluarga merasa tidak perlu melakukan tes DNA.
Akankah Berlanjut ke Jalur Hukum?
Kasus ini masih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sejumlah warganet mendukung keberanian Syntia, sementara yang lain menilai pengakuan itu bisa saja bermuatan sensasi.
Meski demikian, pernyataan terbuka di ruang publik tentu membawa konsekuensi besar. Jika benar, hal ini bisa berdampak serius terhadap karier DJ Panda serta membuka potensi penyelesaian lewat jalur hukum.
Kini, publik menunggu langkah DJ Panda: apakah ia akan mengklarifikasi, mengambil tes DNA, atau tetap bungkam menghadapi badai isu yang menyeret namanya.***