Kenapa Laptop Zaman Sekarang Mudah Panas? Ini Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

BeritaBandungRaya.com – Laptop kini menjadi perangkat utama untuk bekerja, belajar, hingga hiburan. Namun, di balik desain yang semakin tipis dan performa tinggi, banyak pengguna mengeluhkan masalah yang sama: laptop cepat panas. Kondisi ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi merusak komponen internal jika dibiarkan.

Fenomena laptop overheating kian sering terjadi pada perangkat keluaran terbaru. Lalu, kenapa laptop zaman sekarang mudah panas? Apa saja penyebabnya, dan bagaimana cara mengatasinya agar laptop tetap awet dan bekerja optimal? Berikut ulasan lengkapnya.

Kenapa Laptop Cepat Panas? Ini Penyebabnya

Masalah laptop panas umumnya tidak berdiri sendiri. Ada kombinasi antara kebiasaan penggunaan, kondisi perangkat, hingga faktor lingkungan. Berikut penyebab utama yang paling sering terjadi.

Baca Juga: Mandiri Finansial Sejak Muda, Lakukan Kebiasaan Ini

  1. Desain Laptop Semakin Tipis

Laptop modern mengusung desain ramping demi mobilitas. Sayangnya, bodi tipis membuat ruang sistem pendingin semakin terbatas. Akibatnya, pembuangan panas tidak seefektif laptop generasi lama yang lebih tebal.

  1. Debu Menumpuk di Kipas dan Ventilasi

Debu adalah musuh utama laptop. Penumpukan debu di kipas, heatsink, dan ventilasi menghambat sirkulasi udara. Panas pun terjebak di dalam, membuat suhu laptop cepat meningkat.

  1. Kipas Pendingin Tidak Optimal

Kipas yang kotor, melemah, atau rusak tidak mampu membuang panas secara maksimal. Ciri umumnya adalah suara kipas berisik atau justru tidak terdengar sama sekali.

  1. Thermal Paste Mengering

Thermal paste berfungsi menyalurkan panas dari prosesor ke pendingin. Jika pasta ini kering atau mengeras, panas prosesor akan menumpuk dan menyebabkan laptop cepat panas meski tidak digunakan berat.

  1. Multitasking Berlebihan

Membuka banyak aplikasi berat secara bersamaan—seperti editing video, gaming, dan browser dengan banyak tab—membuat CPU dan GPU bekerja ekstra. Beban tinggi ini otomatis meningkatkan suhu laptop.